EKABAR.ID Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada Sabtu (21/2/2026). Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi sirkular dan mengurangi sampah plastik sekali pakai yang terus meningkat.

Bandung menjadi pusat peringatan tahun ini karena memiliki makna historis yang kuat. Tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah pada 21 Februari 2005 merenggut 157 korban jiwa.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat keras tentang bahaya pengelolaan sampah yang buruk.

https://www.instagram.com/reel/DVA_akeDy9K/

Perubahan sistem menuju ekonomi sirkular

Pemerintah kini mendorong perubahan sistem pengelolaan sampah. Pemerintah tidak lagi hanya memindahkan sampah ke TPA. Sebaliknya, pemerintah ingin mengolah limbah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjelaskan bahwa ekonomi sirkular membutuhkan peran semua pihak.

Produsen harus bertanggung jawab atas kemasan produknya. Selain itu, rumah tangga perlu memilah sampah sejak dari sumbernya.

Pendekatan ini membantu mengurangi beban TPA dan menciptakan peluang ekonomi baru. Pengolahan sampah dapat menghasilkan bahan daur ulang, energi, dan produk bernilai tambah lainnya.

Bagikan Berita ini: