EKABAR.ID Dunia hiburan Tanah Air tersentak oleh pengakuan jujur dari aktris dan penyanyi Aurelie Moeremans. Melalui memoar terbarunya berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth, Aurelie membuka sisi gelap masa mudanya yang selama bertahun-tahun ia simpan rapat dari publik.

Buku yang Aurelie terbitkan pada awal Januari 2026 ini bukan sekadar catatan pribadi. Ia menyusunnya sebagai dokumen reflektif yang mengulas isu child grooming dan manipulasi psikologis.

Pada usia 32 tahun, Aurelie menuliskan pengalaman pahit saat terjebak dalam hubungan merusak ketika dirinya baru berusia 15 tahun.

https://www.instagram.com/reel/DTCRMSmknLK/

Luka di Balik Layar

Dalam 24 bab yang ia susun secara lugas, Aurelie menggambarkan bagaimana seorang pria dewasa—yang ia samarkan dengan nama Bobby—perlahan menguasai hidupnya.

Pria tersebut membangun kendali emosional hingga memutus hubungan Aurelie dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

Aurelie menyebut periode itu sebagai masa muda yang dirampas. Ia menulis tanpa romantisasi, sekaligus menekankan dampak psikologis jangka panjang yang ia alami.

Melalui unggahan di media sosial, Aurelie menegaskan tujuan bukunya bersifat edukatif. Ia berharap kisah ini menjadi peringatan bagi remaja agar lebih waspada terhadap pola hubungan berbahaya.

Bagikan Berita ini: