EKABAR.ID Nama Aurelie Alida Marie Moeremans tidak pernah sekadar hadir sebagai pelengkap layar. Sejak terjun ke industri hiburan hampir dua dekade lalu, perempuan kelahiran Brussel, 8 Agustus 1993 ini, terus menunjukkan perkembangan yang konsisten.
Kini, pada usia 32 tahun, Aurelie tidak hanya dikenal sebagai aktris, tetapi juga sebagai penyintas yang memilih bersuara lewat jalur literasi.
Perjalanan karier Aurelie mencerminkan ketekunan. Ia memulai langkah dari dunia pemodelan di Bandung pada 2007, lalu menjajal seni peran melalui sinetron Hitam Putih pada 2008.
Seiring waktu, Aurelie mampu menjelajah berbagai genre. Ia tampil ringan dalam komedi Mau Jadi Apa? (2017), lalu menunjukkan sisi emosional yang kuat lewat Story of Kale: When Someone’s in Love (2020).
https://www.instagram.com/reel/DFeWEL8J0Ui/
Eksplorasi Artistik
Selain akting, Aurelie memperluas ekspresi kreatifnya melalui musik. Ia menghadirkan warna vokal alto yang khas dalam sejumlah karya, termasuk EP Moon yang rilis pada 2023.
Di sisi lain, publik juga mengenal kreativitasnya lewat konten Video Call Halusinasi yang viral saat pandemi. Konten tersebut menunjukkan kemampuannya membangun kedekatan dengan audiens lintas medium.
Namun, di balik sorotan karier, Aurelie menyimpan kisah yang lebih personal. Melalui buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth yang terbit pada 2026, ia mengajak publik berdiskusi tentang child grooming dan kesehatan mental.
