EKABAR.ID Memasuki awal tahun, aktivitas perdagangan di Pasar Atas Curup, Kabupaten Rejang Lebong, menunjukkan dinamika yang beragam.

Cuaca ekstrem dan turunnya daya beli masyarakat setelah libur akhir tahun menjadi tantangan utama bagi pedagang tradisional.

Di blok sayur-mayur, pedagang menghadapi pasokan yang tidak stabil. Sejumlah harga komoditas masih bergerak naik.

Curah hujan tinggi di wilayah hulu menghambat proses panen petani, sehingga kualitas sayuran yang masuk ke pasar ikut menurun.

“Cuaca sering berubah dan hujan turun cukup intens. Kondisi ini membuat pasokan dari petani tidak selalu bagus. Harga modal dari tengkulak pun masih tinggi,” ujar seorang pedagang sayur di Pasar Atas Curup, Senin (29/1/2026).

Meski harga naik, aktivitas jual beli tetap berjalan. Warga masih datang ke pasar untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Namun, mereka kini lebih selektif dalam berbelanja. Banyak konsumen memilih membeli secukupnya agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali di awal tahun.

Bagikan Berita ini: