EKABAR.ID Sebanyak 118 siswa SMA Negeri 2 Kudus, Jawa Tengah, mengalami dugaan keracunan makanan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (29/1/2026).

Insiden ini mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar penyajian makanan dalam program nasional tersebut.

Sejak Kamis pagi, suasana sekolah berubah tegang. Ambulans datang silih berganti untuk membawa siswa yang mengalami gangguan kesehatan.

Para siswa mengeluhkan mual, pusing, diare, hingga sesak napas. Dua siswa bahkan sempat kehilangan kesadaran di lingkungan sekolah.

Hingga Jumat (30/1/2026), data sementara mencatat 118 siswa menjalani perawatan. Mereka tersebar di lima rumah sakit, yakni RSUD dr. Loekmono Hadi, RS Sarkies, RSI Sunan Kudus, RS Mardi Rahayu, dan RS Kumala Siwi.

https://x.com/RadioElshinta/status/2017028164510433752

Kronologi dan Dugaan Penyebab

Sebagian siswa mulai merasakan gejala sejak Rabu malam, beberapa jam setelah menyantap menu MBG di sekolah. Namun, kondisi mereka memburuk pada Kamis pagi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Beberapa siswa menyebut salah satu lauk, ayam suwir, mengeluarkan aroma tidak sedap. Keterangan tersebut memunculkan dugaan kontaminasi pada bahan protein dalam paket makanan.

Bagikan Berita ini: