EKABAR.ID Desa Rimbo Recap di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, mulai menggagas pengembangan desa wisata berbasis agrikultur.

Desa ini memanfaatkan hamparan persawahan yang luas untuk menyinergikan ketahanan pangan dengan sektor pariwisata kreatif.

Sebagian besar wilayah Desa Rimbo Recap bertumpu pada sektor agraria. Data desa mencatat sekitar 82 persen wilayahnya berupa lahan pertanian, termasuk lahan basah yang masuk dalam kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

https://www.instagram.com/reel/DUKiAyckcR4/?igsh=NWJoZDFlc24xbmpy

Penguatan Infrastruktur Pendukung Wisata

Pemerintah desa menjadikan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sebagai langkah awal transformasi kawasan.

Jalan di area persawahan kini telah diperkeras dengan semen sehingga memudahkan aktivitas petani sekaligus membuka akses bagi wisatawan.

Selain itu, desa mulai melengkapi kawasan dengan fasilitas pendukung. Gapura ikonik dan pondok-pondok sederhana berdiri di beberapa titik sebagai tempat singgah dan bersantai.

Fasilitas ini menarik minat pengunjung, khususnya keluarga dan kalangan muda yang datang saat akhir pekan.

Pengelolaan Bertahap dan Penarikan Retribusi

Meski potensi wisata terus berkembang, Kepala Desa Rimbo Recap, Agusman, mengakui pengelolaan kawasan belum berjalan maksimal.

Bagikan Berita ini: