EKABAR.ID Konflik manusia dengan satwa liar kembali terjadi di Jawa Barat. Seekor macan tutul jawa masuk ke permukiman padat penduduk di Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Kamis pagi, 5 Februari 2026.
Insiden itu menyebabkan dua warga mengalami luka akibat serangan satwa dilindungi tersebut.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di dekat Pasar Maruyung dan sempat terekam kamera amatir warga. Dalam video yang beredar, macan berukuran sebesar kambing dewasa terlihat melompati pagar lalu masuk ke teras rumah. Kejadian mendadak itu memicu kepanikan warga sekitar.
Salah satu korban bernama Ujang Anis (42) mengalami luka gigitan di tangan kanan saat berjalan menuju warung. Seorang saksi di lokasi mengatakan serangan berlangsung sangat cepat dan sulit dihindari.
Korban kedua menderita luka cakaran di pundak ketika berusaha menghalau satwa tersebut. Warga segera membawa keduanya ke puskesmas terdekat dan kondisi mereka kini berangsur stabil.
https://www.instagram.com/reel/DUYvl_AEqv4/
Evakuasi aman tanpa kekerasan
Warga Desa Maruyung menunjukkan kesadaran tinggi terhadap perlindungan satwa. Meski dua orang terluka, masyarakat bersama aparat Polsek Pacet memilih mengamankan macan memakai jaring tanpa melukai hewan tersebut.
Seorang petugas di lokasi menjelaskan proses pengamanan berlangsung sekitar dua jam. Setelah berhasil menguasai situasi, aparat langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat kemudian datang menjemput satwa itu. Petugas menitipkan macan tutul di Lembaga Konservasi Taman Satwa Cikembulan, Garut, untuk pemeriksaan kesehatan dan rehabilitasi.
