EKABAR.ID Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk mencatat koreksi harian terdalam dalam perdagangan logam mulia domestik.

Pada Jumat, 6 Februari 2026, harga emas Antam merosot tajam hingga Rp 100.000 per gram mengikuti pelemahan harga emas di pasar spot global.

Berdasarkan data dari situs Logam Mulia, harga jual emas pecahan 1 gram kini berada di level Rp 2.856.000. Angka ini turun signifikan dari posisi hari sebelumnya yang mencapai Rp 2.956.000 per gram.

Penurunan lebih dalam terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback sebesar Rp 2.571.000 per gram, anjlok Rp 149.000 dari hari sebelumnya yang berada di angka Rp 2.720.000. Kondisi ini menunjukkan volatilitas tinggi di pasar emas sejak awal Februari.

https://www.bloombergtechnoz.com/detail-video/1774/akhiri-pekan-emas-antam-ambruk-rp100-000-gram

Sentimen The Fed dan geopolitik

Pasar global menekan harga emas akibat kombinasi faktor fundamental dan teknis. Investor merespons negatif pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve menggantikan Jerome Powell.

Warsh dikenal memiliki pandangan hawkish dan mendukung suku bunga tinggi.

Kebijakan tersebut mendorong penguatan dollar AS. Dampaknya, emas menjadi kurang menarik karena tidak menawarkan imbal hasil bunga.

Seorang analis komoditas menyebut pelaku pasar lebih memilih aset berbasis dollar dibanding emas.

Bagikan Berita ini: