EKABAR.ID Tahun 2026 menjadi periode istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Perhitungan astronomi menunjukkan bahwa bulan suci Ramadan hadir dua kali dalam satu tahun kalender masehi. Fenomena langka ini dikenal dengan sebutan Ramadan Ganda.

Peristiwa tersebut terjadi karena perbedaan durasi antara kalender Hijriah dan kalender Masehi. Siklus unik ini hanya muncul sekitar tiga dekade sekali dan selalu menarik perhatian para ahli falak.

Jadwal dua Ramadan dalam satu tahun

Berdasarkan kalender Hijriah Global, Ramadan pertama pada 1447 Hijriah diperkirakan mulai 18 Februari 2026. Kemudian, Ramadan kedua pada 1448 Hijriah hadir kembali pada 10 Desember 2026.

Artinya, dalam rentang satu tahun matahari, umat Muslim menjalani dua kali ibadah puasa penuh.

Selisih waktu itu bukan kesalahan hitungan, melainkan konsekuensi ilmiah dari sistem penanggalan. Kalender Hijriah berbasis revolusi bulan mengelilingi bumi dengan durasi 354 hingga 355 hari.

Sebaliknya, kalender Masehi memiliki 365 hari sehingga terjadi pergeseran sekitar 10 hingga 12 hari setiap tahun.

Bagikan Berita ini: