EKABAR.ID Dunia penerbangan perintis di Papua kembali berduka. Pesawat milik Smart Cakrawala Aviation atau Smart Air mendapat serangan kelompok bersenjata di Bandara Koroway Batu, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu 11 Februari 2026.

Peristiwa ini merenggut nyawa pilot dan kopilot setelah keduanya berusaha menyelamatkan diri.

Insiden bermula ketika pesawat jenis Cessna 208 Grand Caravan bernomor registrasi PK-SNR terbang dari Bandara Tanah Merah pukul 10.38 WIT.

Pesawat mengangkut 13 penumpang termasuk seorang bayi dan menuju Bandara Koroway Batu atau Danau Wage.

Situasi berubah tegang saat roda pesawat menyentuh landasan sekitar pukul 11.05 WIT. Kelompok bersenjata tiba-tiba melepaskan tembakan dari arah hutan di sekitar bandara.

https://x.com/mediaindonesia/status/2021535652341572053

Penumpang selamat, awak pesawat gugur

Di tengah kepanikan, seluruh penumpang segera keluar dari pesawat dan berlari mencari perlindungan ke hutan. Beruntung, tiga belas penumpang tersebut selamat tanpa luka serius.

Namun nasib berbeda menimpa awak pesawat. Pilot Kapten Egon Irawan dan Kopilot Kapten Baskoro sempat mengirim sinyal darurat melalui GPS Garmin. Mereka melaporkan kondisi serangan dan mencoba menyelamatkan diri.

Bagikan Berita ini: