EKABAR.ID Selama puluhan tahun, banyak orang menganggap rasa perih saat luka terkena alkohol atau iodin sebagai tanda luka menjadi bersih.

Namun kini, tenaga medis mulai meninggalkan cara tersebut. Alkohol dan iodin justru bisa menghambat regenerasi sel pada luka terbuka.

Alkohol 70 persen bersifat sitotoksik. Cairan ini memang membunuh bakteri, tetapi juga merusak sel sehat seperti fibroblas yang berperan dalam pembentukan jaringan baru.

Akibatnya, proses penutupan luka berjalan lebih lambat. Selain itu, alkohol menarik kelembapan secara berlebihan sehingga kulit di sekitar luka menjadi kering dan mudah pecah. Kondisi ini dapat memicu iritasi tambahan.

@jessica.rosalinda

siapa yang dulu waktu kula langsung diguyur alkohol sama ortu nya😭 bisa bayanin betapa perihnya kan. Pakai povidone iodine pun tidak dianjurkan (ini buat membersihkan disekitar luka bukan pas di lukanya ya) #ceritajeer #learnwithjeer #rawatluka #nacl #normasaline #povidoneiodine

♬ QKThr – Aphex Twin

Pergeseran Fungsi Antiseptik

Iodin atau povidone-iodine masih memiliki fungsi penting di dunia medis. Namun dokter kini menggunakannya untuk kebutuhan tertentu, bukan untuk luka terbuka.

Iodin lebih efektif untuk membersihkan kulit yang masih utuh, misalnya sebelum tindakan suntik atau operasi. Jika seseorang menuangkan iodin langsung ke luka terbuka, cairan tersebut dapat merusak jaringan granulasi.

Bagikan Berita ini: