EKABAR.ID Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan menyepakati kontrak pengadaan rudal jelajah supersonik BrahMos dari India. Langkah ini memperkuat program modernisasi alat utama sistem persenjataan TNI.

Pemerintah mengambil keputusan tersebut untuk meningkatkan pertahanan maritim Indonesia. Sistem senjata ini diharapkan membantu TNI menjaga kedaulatan wilayah laut nasional.

Rudal BrahMos merupakan hasil kerja sama industri pertahanan India dan Rusia. Sistem ini dikenal sebagai salah satu rudal jelajah tercepat yang tersedia di pasar global.

Keunggulan teknologi rudal BrahMos

Rudal BrahMos mampu melesat hingga kecepatan Mach 2,8 atau hampir tiga kali kecepatan suara. Kecepatan tersebut membuat rudal memiliki energi tumbukan yang sangat besar saat mencapai sasaran.

Selain itu, sistem pertahanan lawan memiliki waktu yang sangat terbatas untuk merespons serangan dengan kecepatan tersebut.

BrahMos juga terbang dengan profil rendah di atas permukaan laut atau sea-skimming. Pola terbang ini membuat radar konvensional lebih sulit mendeteksi pergerakan rudal.

Sistem pemandu modern membantu rudal mengunci target dengan tingkat presisi tinggi. Teknologi ini memungkinkan rudal menyerang kapal perang maupun target darat secara akurat.

Selain itu, militer dapat mengoperasikan BrahMos dari berbagai platform. TNI berencana mengintegrasikan sistem ini pada kapal perang serta sistem pertahanan pantai.

Bagikan Berita ini: