
EKABAR.ID,LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong bergerak cepat mengatasi persoalan pendangkalan yang terjadi di pintu air Sungai Mbung 2.Kondisi tersebut dikhawatirkan menghambat pasokan air ke areal persawahan dan berdampak terhadap jadwal musim tanam petani.Hampir 700 hektare lahan persawahan di wilayah tersebut terancam mengalami keterlambatan musim tanam akibat kesulitan mendapatkan pasokan air.
Karena itu, Pemkab Lebong memastikan akan melakukan normalisasi dengan menerjunkan alat berat ke lokasi dalam beberapa hari ke depan.Plt. Kepala Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi pintu air dan aliran Sungai Mbung 2.
Dari hasil pengecekan, persoalan yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh pendangkalan sungai.Menurutnya, kondisi aliran sungai juga mengalami perubahan setelah terjadi bencana banjir.Pergeseran alur sungai tersebut turut memengaruhi jalur aliran air menuju pintu irigasi sehingga pasokan air untuk areal persawahan menjadi terganggu.”Setelah kita cek langsung, pendangkalan memang terjadi.Namun, bukan itu saja yang menjadi penyebab.Aliran sungai juga bergeser pascabencana banjir sehingga memengaruhi aliran menuju pintu air,” katanya.
