Ia menegaskan komitmen untuk memperkuat sistem hukum nasional. Selain itu, ia ingin memastikan keadilan berlaku bagi semua pihak tanpa pengecualian.

Dorong digitalisasi hukum dan perang terhadap narkoba
Sahroni langsung menetapkan tiga agenda utama. Pertama, ia mendorong digitalisasi penegakan hukum. Ia ingin mengintegrasikan data antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi dan pengawasan publik.
Kedua, Sahroni memperkuat komitmen melawan narkoba. Ia menilai jaringan narkotika semakin kompleks dan berbahaya. Karena itu, ia akan mendorong regulasi yang lebih tegas terhadap pelaku.
Ketiga, ia meningkatkan pengawasan terhadap aparat penegak hukum. Ia ingin DPR berperan aktif dalam menjaga integritas aparat.
Selain itu, Sahroni dikenal sebagai figur yang mampu membangun komunikasi lintas fraksi. Ia juga aktif menggunakan media sosial untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kami akan memastikan keadilan berjalan tanpa pandang bulu,” ujar Sahroni.
