Fasilitas Umum Jadi Target

Dinas Perhubungan dan kepolisian mulai menyisir fasilitas umum dari stiker liar. Kawasan perkantoran dan permukiman padat menjadi target utama karena banyak warga menggunakan ponsel di lokasi tersebut.

Pengamat keamanan siber menilai pelaku sengaja memilih tempat yang ramai dan membuat orang terburu-buru. Kondisi ini memicu warga memindai tanpa memeriksa keaslian kode.

Satgas Pemberantasan Perjudian Online bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika terus memblokir tautan yang terhubung dengan QR Code palsu.

Sementara itu, kepolisian memburu pelaku untuk mengungkap jaringan penyebarnya.

Masyarakat sebaiknya memeriksa alamat situs yang muncul setelah memindai kode. Selain itu, perhatikan kondisi fisik QR Code dan hindari kode yang menjanjikan hadiah instan di tempat tidak resmi.

Bagikan Berita ini: