EKABAR.ID Perum Bulog mengambil langkah strategis untuk memperluas pasar beras internasional. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan tersebut menjalin kerja sama dengan Grup Wilmar untuk menggunakan infrastruktur penggilingan padi dalam memenuhi permintaan ekspor ke Arab Saudi.

Langkah ini memicu diskusi tentang efisiensi dan kesiapan infrastruktur pangan nasional.

Bulog memilih fasilitas pengolahan milik swasta untuk memastikan kualitas beras ekspor memenuhi standar ketat pasar Timur Tengah.

Bulog sebenarnya memiliki sejumlah fasilitas Modern Rice Milling Plant (MRMP). Namun, Bulog memanfaatkan fasilitas mitra agar dapat mengejar target pengiriman dalam waktu singkat.

https://www.instagram.com/reel/DUu5llcEXxX/

Bulog Kejar Target Ekspor dengan Dukungan Swasta

Direktur Utama Perum Bulog menjelaskan bahwa kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.

Bulog menargetkan volume ekspor yang cukup besar sehingga membutuhkan proses pengolahan cepat dan efisien.

“Langkah ini kami ambil untuk memastikan pengiriman tepat waktu dan kualitas beras sesuai permintaan pembeli di Arab Saudi. Kami memanfaatkan kapasitas industri yang tersedia untuk memperkuat posisi beras Indonesia di pasar global,” ujar pimpinan Bulog dalam keterangan resmi, Selasa (24/2/2026).

Selain itu, Grup Wilmar memiliki fasilitas penggilingan modern di berbagai wilayah. Fasilitas tersebut mampu mendukung proses produksi beras premium sesuai standar ekspor.

Bagikan Berita ini: