Akibatnya, hujan deras berpotensi menimbulkan banjir dan genangan, terutama di dataran rendah dan kawasan dengan drainase kurang baik. Selain itu, angin kencang bisa merobohkan pohon dan baliho di tepi jalan.

Untuk wilayah dataran tinggi di Jawa Barat dan NTT, curah hujan tinggi meningkatkan risiko longsor. Karena itu, warga yang tinggal di lereng perbukitan perlu lebih waspada.

Imbauan untuk Masyarakat

Deputi Bidang Meteorologi BMKG menyarankan warga di wilayah berstatus Siaga agar tetap berada di rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak.

Sementara itu, pengguna jalan sebaiknya tidak berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan angin terjadi.

BMKG terus memantau perkembangan cuaca selama 24 jam. Masyarakat dapat memeriksa informasi terbaru melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi BMKG lainnya agar tidak terjebak kabar yang belum terverifikasi.

Bagikan Berita ini: