
EKABAR.ID, NUSA TENGGARA TIMUR. – Curhatan seorang mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) asal Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya mendapat respons langsung dari pemerintah.Adriano Jeconia Padama menyampaikan persoalan sulitnya distribusi pangan dan mahalnya harga beras di daerah asalnya kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat acara penerimaan mahasiswa baru Undip di Semarang, Kamis (6/8/2026). Dilansir dari Kompas.
Hanya dua hari kemudian, Sabtu (8/8/2026), Mentan Amran datang langsung ke Kabupaten Alor untuk melihat kondisi masyarakat dan sektor pertanian di daerah tersebut.Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bahkan menyebut Adriano telah “menuntun” Mentan untuk datang ke Alor.
Kunjungan tersebut kemudian berlanjut dengan sejumlah dukungan untuk masyarakat. Kementerian Pertanian memberikan tambahan 1.000 bibit kelapa, 1.000 bibit jambu mete, dan 500 bibit kakao, serta bantuan alat dan mesin pertanian.
Alor juga akan mendapat tambahan 10 traktor roda dua dan 10 pompa air. Pemerintah turut mendorong pengembangan padi di lahan sekitar 1.000–2.000 hektare, serta perluasan pengembangan jagung sekitar 1.000 hektare.
