EKABAR.ID Rencana pemerintah mendatangkan sedikitnya 105.000 unit kendaraan niaga jenis pikap dari India memicu sorotan parlemen.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta pemerintah menunda rencana impor tersebut hingga Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia.

Permintaan ini muncul saat pemerintah berupaya memperkuat sektor transportasi dan logistik nasional. Namun, Dasco menilai pemerintah harus membahas kebijakan strategis yang berdampak luas terhadap industri otomotif dan neraca perdagangan bersama Presiden.

DPR Minta Tunggu Arahan Presiden

Dasco menegaskan bahwa pemerintah perlu memastikan keselarasan kebijakan dengan visi kemandirian industri nasional.

Ia menilai volume impor yang mencapai lebih dari 100.000 unit berpotensi memengaruhi ekosistem manufaktur otomotif dalam negeri jika pemerintah tidak mengkajinya secara menyeluruh.

“Kami meminta pemerintah menunda rencana impor mobil pikap dari India. Kebijakan sebesar ini harus menunggu kepulangan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mendapat arahan langsung dan pertimbangan yang komprehensif,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Selain itu, Dasco mengingatkan kementerian terkait agar memperkuat koordinasi sebelum mengambil keputusan besar.

Bagikan Berita ini: