Di Desa Air Rusa, Kodim membangun jembatan beton sepanjang 12 meter dan lebar 5 meter. Kemudian di Desa Lubuk Bingin Baru, terdapat Jembatan Perintis Garuda dengan panjang mencapai 50 meter dan lebar 1,5 meter.
Jembatan dengan bentang cukup panjang juga dibangun di Kelurahan Dwi Tunggal. Jembatan tersebut memiliki panjang 72 meter dengan lebar 1,2 meter.
Sementara di Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara, pembangunan dilakukan terhadap Jembatan ARMCO sepanjang 14 meter dan lebar 5 meter.
Pekerjaan serupa juga menyentuh wilayah Kabupaten Kepahiang. Di Desa Batu Bandung, Kodim melakukan perbaikan Jembatan Muara 3 yang memiliki panjang 12 meter dan lebar 4 meter.
Tak berhenti di Rejang Lebong dan Kepahiang, pembangunan infrastruktur penghubung juga dilakukan di Kabupaten Lebong. Di Desa Pelabuhan Talang Liak, Kecamatan Bingin Kuning, Kodim membangun Jembatan Gantung Perintis Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,5 meter.
Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat setempat dan telah selesai dikerjakan sehingga kembali dapat dimanfaatkan warga. Sementara di Desa Tik Serong, dibangun jembatan sepanjang 5 meter dengan lebar 5 meter.
Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan, pembangunan dan perbaikan jembatan merupakan bagian dari upaya TNI untuk membantu pemerintah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses infrastruktur yang layak.
Menurut dia, jembatan bukan sekadar bangunan penghubung, tetapi memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Keberadaan jembatan sangat penting karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju lahan pertanian, sekolah, fasilitas pelayanan serta kegiatan ekonomi warga. Karena itu, pekerjaan yang dilakukan di lapangan diarahkan agar memberikan manfaat nyata dan dapat digunakan masyarakat,” singkat Dandim
