Pertama, yayasan menargetkan penurunan angka kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah. Kedua, yayasan berupaya menekan penyebaran penyakit menular mematikan.

Ketiga, yayasan mendorong pengentasan kemiskinan global menuju kesejahteraan berkelanjutan.

Sri Mulyani menyambut penunjukan ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Ia melihat peran tersebut sebagai peluang berkontribusi pada solusi global di tengah tantangan ekonomi dan kesehatan yang semakin kompleks.

“Saya merasa terhormat bisa bergabung dan berkontribusi. Tantangan global saat ini menuntut kerja sama yang kuat dan kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Sri Mulyani.

Penunjukan ini memperkuat posisi Sri Mulyani sebagai salah satu tokoh ekonomi Indonesia dengan pengaruh global.

Kehadirannya juga membuka ruang lebih besar bagi perspektif negara berkembang dalam pengambilan keputusan filantropi dunia.

Bagikan Berita ini: