EKABAR.ID Program nasional Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menuai sorotan setelah sebuah video yang menampilkan ikan lele diduga masih mentah viral di media sosial.

Unggahan tersebut memicu protes dari orang tua siswa dan warganet yang mempertanyakan standar keamanan pangan program tersebut.

Karena itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah tegas. Mereka menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di wilayah terdampak mulai Kamis (12/3/2026).

https://www.instagram.com/reel/DVu-AaOEcqM/

Kronologi temuan di lapangan

Insiden ini bermula ketika seorang wali murid memeriksa kotak makan anaknya. Ia menemukan satu ekor ikan lele goreng yang bagian dalamnya masih berwarna merah dan mengeluarkan cairan darah.

Selanjutnya, wali murid tersebut merekam kondisi makanan itu dalam video berdurasi sekitar 15 detik. Video tersebut kemudian beredar luas di TikTok dan Instagram.

Dalam waktu singkat, ribuan komentar muncul dan banyak pengguna internet menyampaikan kritik keras.

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan kemudian melakukan inspeksi mendadak ke dapur produksi makanan program MBG. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya kesalahan prosedur dalam proses memasak.

Perwakilan Satuan Tugas MBG Pamekasan menjelaskan bahwa juru masak tidak mengatur suhu minyak dan durasi penggorengan secara tepat saat mengolah porsi dalam jumlah besar.

“Suhu minyak dan waktu memasak tidak memenuhi standar kematangan untuk produksi massal,” ujarnya dalam keterangan pers.

Bagikan Berita ini: