EKABAR.ID Aparat Polres Boyolali membongkar praktik produksi pangan berbahaya di sebuah gudang pengolahan makanan di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026).

Pelaku memproduksi mi basah dan mencampurkannya dengan formalin dalam skala besar.

Kasus ini mengejutkan masyarakat, terutama warga wilayah Solo Raya. Gudang tersebut mampu memproduksi mi hingga 1,5 ton setiap hari.

Informasi mengenai ciri-ciri produk mi tersebut kemudian menyebar luas di grup pesan singkat warga.

https://www.instagram.com/reel/DVvhYG-E56R/

Temuan bahan kimia berbahaya

Petugas menemukan sejumlah jeriken berisi cairan formalin saat melakukan penggerebekan. Di lokasi yang sama, petugas juga menemukan tumpukan mi basah yang siap dikirim ke pasar tradisional di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Tim medis kepolisian langsung melakukan uji cepat terhadap sampel mi di lokasi. Hasil pengujian menunjukkan kandungan formalin dalam jumlah tinggi.

Kapolres Boyolali menjelaskan bahwa penyelidikan bermula dari laporan warga. Mereka mencurigai daya tahan mi yang tidak wajar.

Bagikan Berita ini: