“Khitanan atau sunat bukan sekadar kewajiban dalam syariat Islam dan tradisi budaya semata, melainkan juga memiliki manfaat yang sangat penting bagi kesehatan dan kebersihan. Kegiatan ini membuktikan tingginya semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama di tengah masyarakat kita,” ujar Dr. H. Hendri.

Ia juga menambahkan bahwa PUAK tidak hanya sukses melestarikan perekat silaturahmi antarperantau, tetapi juga mampu merangkul masyarakat di daerah asal untuk bersama-sama membangun kualitas generasi penerus yang lebih baik.

Suasana haru sekaligus ceria mewarnai lokasi acara saat Plt. Bupati memberikan motivasi langsung kepada anak-anak peserta khitanan massal. Ia mendoakan agar momen ini menjadi langkah awal mereka tumbuh menjadi pribadi yang berbakti.
“Saya doakan semoga kalian tumbuh menjadi anak yang lebih sehat dan beranjak dewasa. Tetaplah menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, rajin beribadah, dan giat belajar demi meraih cita-cita. Kalian adalah generasi penerus bangsa, harapan keluarga, dan kebanggaan Kabupaten Rejang Lebong,” pesannya menyemangati.

Acara resmi dibuka setelah Plt. Bupati melafalkan basmalah yang disambut riuh tepuk tangan dari para undangan, orang tua, dan anak-anak peserta. Pemkab Rejang Lebong juga menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh panitia, donatur, serta tim medis yang telah bekerja keras menyukseskan aksi sosial ini. (ek/red)

Bagikan Berita ini: