Sejumlah warga melihat benda ringan yang tergantung, seperti lampu dan tirai, bergoyang perlahan. Hingga laporan ini terbit, petugas belum menerima laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Selang 21 menit kemudian, BMKG mencatat gempa susulan bermagnitudo 2,1 pada pukul 08.42 WIB. Gempa kecil ini muncul sebagai pelepasan sisa energi setelah gempa utama.

Aktivitas tersebut lazim terjadi hingga kondisi patahan kembali stabil.

Imbauan Mitigasi

BPBD DIY bersama BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Karena pusat gempa berada di darat dan berkekuatan kecil, gempa ini tidak memicu tsunami.

BMKG juga meminta warga memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan. Pastikan tidak ada retakan atau bagian struktur yang membahayakan.

Secara geologis, Yogyakarta memiliki banyak sesar aktif. Karena itu, warga perlu meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau informasi resmi dari pemerintah agar tidak terpengaruh kabar yang menyesatkan di media sosial.

Bagikan Berita ini: