Rahman (42), warga Nunukan, mengaku terbangun karena guncangan.
“Kami sedang tidur saat plafon berderit dan lampu gantung bergoyang. Banyak tetangga langsung keluar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan,” ujarnya.
Namun, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa di wilayah Indonesia.

BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami
BMKG memastikan gempa ini tidak memicu tsunami di wilayah Indonesia. Pusat gempa berada di daratan sehingga tidak menyebabkan deformasi dasar laut yang dapat memicu gelombang tsunami.
BMKG juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Selain itu, masyarakat perlu mengikuti informasi resmi dari BMKG sebagai sumber utama mitigasi bencana.
Di sisi lain, pemerintah daerah di Kalimantan Utara terus meningkatkan kewaspadaan. Wilayah Borneo Utara memiliki beberapa sesar aktif yang berpotensi memicu gempa.
Oleh karena itu, pemantauan berkelanjutan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bencana di masa depan.
