EKABAR.ID,JAKARTA – Fenomena pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan Jakarta menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi DKI akan meminta pengelola mal melepas pagar-pagar tersebut ketika situasi sudah dinilai kondusif.

Pramono mengaku memahami alasan di balik pemasangan pagar tersebut. Menurutnya, sebagian pengelola pusat perbelanjaan kemungkinan mengambil langkah antisipasi karena khawatir akan potensi gangguan keamanan seperti yang pernah terjadi pada aksi massa tahun lalu. Meski demikian, ia menilai rasa khawatir yang berlebihan juga tidak baik bagi masyarakat.

“Nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali, karena kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik,” kata Pramono saat memberikan keterangan kepada awak media.

Ia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan aparat keamanan lainnya untuk memastikan ibu kota tetap aman. Dengan pengamanan yang disiapkan, Pramono optimistis masyarakat tetap dapat beraktivitas dan menikmati berbagai fasilitas publik tanpa rasa khawatir.

Belakangan, pemasangan pagar besi di beberapa mal, termasuk kawasan Kota Kasablanka dan Blok M Plaza, sempat viral di media sosial. Banyak warganet berspekulasi mengenai alasan pemasangan pagar tersebut, bahkan mengaitkannya dengan isu keamanan yang berkembang menjelang bulan Agustus. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menyebut adanya ancaman keamanan tertentu yang menjadi penyebab pemasangan pagar.

Bagikan Berita ini: