Menurutnya, pemerintah tetap berkomitmen menjaga defisit di bawah 3 persen sesuai amanat undang-undang.
Karena itu, setiap pos belanja, termasuk MBG, akan melalui evaluasi berkala dengan mempertimbangkan kondisi makroekonomi terkini.
Program MBG berperan penting dalam penguatan sumber daya manusia. Namun, ruang fiskal kini menghadapi tekanan berat.
Sejumlah pengamat ekonomi menilai pemerintah perlu menjaga fleksibilitas anggaran agar memiliki bantalan untuk meredam dampak kenaikan harga energi terhadap daya beli masyarakat.

Skala prioritas
Pelaku pasar kini menunggu rincian teknis dari kalibrasi anggaran tersebut. Pemerintah kemungkinan menata ulang mekanisme distribusi dan pengadaan bahan baku lokal agar biaya operasional lebih terkendali tanpa mengurangi kualitas gizi bagi siswa.
Langkah efisiensi ini memang tidak mudah. Meski begitu, pemerintah perlu mengambil keputusan realistis untuk menjaga stabilitas jangka panjang.
Keberhasilan menyesuaikan anggaran akan menjadi ujian penting bagi ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik awal 2026.
