Lebih dari itu, Menteri Nusron berharap KAPTI-Agraria mampu memberi dampak luas, tidak hanya bagi para anggotanya, tapi juga bagi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) dan masyarakat secara umum.
“Saya ingin kontribusi nyata dari KAPTI-Agraria. Jangan ragu memberikan masukan. Semua kritik dan ide sangat berharga untuk mendukung Kementerian ATR/BPN dalam menciptakan pelayanan publik yang inovatif dan bermanfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KAPTI-Agraria, Sri Pranoto, melaporkan bahwa hingga kini organisasi telah mencatat 13.705 alumni di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.211 alumni aktif bertugas di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Dengan mengusung semangat The Next Level, Sri Pranoto menegaskan bahwa pihaknya telah merancang program strategis untuk menjadikan KAPTI-Agraria sebagai agen perubahan di berbagai bidang tugas.
“KAPTI-Agraria adalah rumah kebersamaan, tempat pengabdian, dan wadah kaderisasi profesional agraria yang mampu beradaptasi dan terus berinovasi,” ungkapnya.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, secara resmi mengukuhkan Pengurus Pusat KAPTI-Agraria periode 2025–2028.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan pengibaran panji oleh Pataka KAPTI-Agraria, sebagai simbol amanah dan tanggung jawab organisasi.
Acara pengukuhan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN, serta Ketua Dewan Pembina KAPTI-Agraria, Andi Tenrisau, beserta jajarannya. ***
