Ia juga menyebut festival ini sebagai bentuk diplomasi budaya. Melalui karya seni tersebut, generasi muda Bali menunjukkan identitas budaya kepada masyarakat luas.

Pawai ogoh-ogoh dan pertunjukan seni
Selain pawai ogoh-ogoh, setiap kontingen juga menampilkan fragmen tari yang menggambarkan kisah dalam mitologi Hindu. Para penabuh gamelan balaganjur mengiringi pertunjukan dengan ritme yang dinamis.
Setiap kelompok berusaha memberikan penampilan terbaik. Mereka ingin meraih predikat ogoh-ogoh terbaik tingkat Kota Denpasar yang menjadi kebanggaan bagi banjar masing-masing.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Denpasar melihat Kasanga Festival sebagai penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata. Festival ini biasanya meningkatkan okupansi hotel serta aktivitas usaha mikro dan kuliner di sekitar lokasi acara.
Untuk menjaga kelancaran kegiatan, polisi bersama pecalang mengatur arus lalu lintas di sejumlah jalan menuju pusat kota.
Hingga berita ini ditulis, jumlah pengunjung terus bertambah seiring dimulainya parade puncak yang berlangsung hingga malam hari.
