“Kolaborasi dan respons cepat seluruh pihak menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran ini. Kami mengapresiasi dukungan Damkar Kepahiang, BPBD Kepahiang, Polsek Ujan Mas, masyarakat, serta seluruh personel yang terlibat,” ujar Ariful.
Menurutnya, pemantauan tetap dilakukan setelah proses pemadaman sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan fasilitas. Akses jalan menuju PLTA Musi juga tetap dapat dilalui dan operasional pembangkit berlangsung aman serta normal.
Sementara itu, hingga kini penyebab kebakaran belum diketahui secara resmi.
PLN Indonesia Power UBP Bengkulu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
PLN Indonesia Power UBP Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat dan instansi terkait dalam menjaga keselamatan lingkungan sekaligus memastikan keandalan operasional PLTA Musi.
