EKABAR.ID, JAKARTA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), M. Jusuf Kalla, secara resmi melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Bengkulu Masa Bakti 2026–2031 di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu, Selasa (21/7).Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Keputusan Pengurus Pusat PMI Nomor 019/KEP/PP.PMI/IV/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 27 April 2026 berdasarkan hasil Musyawarah Provinsi (Musprov) IX PMI Provinsi Bengkulu.
Dalam arahannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa tugas utama PMI adalah mengabdi kepada kemanusiaan dengan dilandasi hati nurani, kebersamaan, dan semangat pengabdian. Menurutnya, PMI harus senantiasa hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan darah maupun membantu korban bencana.
“Tugas utama Palang Merah adalah mengabdi kepada kemanusiaan. Semua harus dilandasi hati nurani, kebersamaan, dan menjadi amal ibadah. PMI harus selalu hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan maupun terdampak bencana,” tegas Jusuf Kalla.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penguatan PMI Provinsi Bengkulu. Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan, memperkuat layanan donor darah, mengembangkan relawan hingga ke tingkat sekolah, serta memperluas kemitraan dengan berbagai pihak.
“Kita berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan pelayanan kemanusiaan, memperkuat layanan donor darah, mengembangkan relawan hingga ke tingkat sekolah, serta membangun kemitraan yang lebih luas dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Helmi Hasan juga menekankan pentingnya mitigasi bencana melalui edukasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara PMI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat organisasi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa amanah yang diberikan akan dijalankan melalui penguatan tata kelola organisasi, peningkatan pelayanan kemanusiaan, pengembangan kapasitas relawan, serta perluasan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.
“Kami berkomitmen membawa PMI Provinsi Bengkulu menjadi organisasi kemanusiaan yang semakin profesional, responsif, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sinergi seluruh pengurus, relawan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan misi kemanusiaan PMI,” ujar Herwan Antoni.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kapasitas PMI Provinsi Bengkulu dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, penyediaan darah, hingga pembinaan relawan sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
Pada akhir acara, dilakukan penyerahan bantuan paket sembako dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu kepada dhuafa.
