https://www.instagram.com/reel/DVaDfb7kssQ/

Harta Kekayaan Jadi Perbincangan Publik

Tak lama setelah kabar OTT beredar, warganet membahas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara milik Fadia Arafiq. Data terakhir menunjukkan total kekayaannya mencapai Rp 86 miliar.

Nilai tersebut mencakup aset tanah dan bangunan di sejumlah kota. Selain itu, laporan juga memuat kepemilikan beberapa kendaraan mewah.

Angka ini kemudian memicu diskusi tentang kewajaran harta pejabat publik di tengah dorongan penguatan integritas birokrasi.

Peneliti dari Pusat Kajian Anti-Korupsi menilai kasus ini menunjukkan posisi kepala daerah masih rentan terhadap praktik suap dalam proyek strategis. Ia meminta KPK menelusuri aliran dana dan pihak lain yang terlibat.

KPK Dalami Bukti dan Pihak Terkait

Sementara itu, tim penyidik KPK terus menggeledah sejumlah ruangan di kantor Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Penyidik mencari dokumen dan barang bukti tambahan yang berkaitan dengan perkara ini.

KPK juga berencana membawa para pihak yang terjaring ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Di lokasi tersebut, penyidik akan melanjutkan pemeriksaan dan menentukan langkah hukum berikutnya.

Bagikan Berita ini: