Selain itu, jajaran juga merinci prosedur teknis penyerahan barang, mulai dari pengaturan jadwal titipan, pemeriksaan menyeluruh setiap barang yang masuk, hingga pencatatan dan dokumentasi secara sistematis. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian pelayanan sekaligus meminimalisir potensi gangguan keamanan.
Iskandar Muda menegaskan pentingnya koordinasi lintas unit agar pelayanan berjalan lancar dan tertib. Sementara Jon Sahat Horas Saragih dan Rizki Akbar menyoroti konsistensi pengawasan serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur sebagai kunci terciptanya suasana pembinaan yang aman dan kondusif.
Melalui langkah ini, Lapas Kelas IIA Curup kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan layanan titipan Ramadhan yang aman, tertib, dan akuntabel, sekaligus mendukung kelancaran ibadah warga binaan selama bulan suci.
