Tim ahli selanjutnya menentukan apakah satwa dapat kembali ke habitat atau memerlukan perawatan khusus.

Ancaman penyempitan habitat
Secara geografis, Desa Maruyung berada dekat Pegunungan Rakutak dan Gunung Kamojang. Para pemerhati lingkungan menduga penyusutan hutan dan alih fungsi lahan membuat ruang jelajah macan kian sempit.
Selain itu, berkurangnya mangsa alami mendorong predator turun ke permukiman untuk mencari makanan.
Fenomena kemunculan macan di area publik bukan pertama kali terjadi di Bandung. Tahun lalu, beberapa kasus serupa muncul di wilayah berbeda dan menimbulkan keresahan warga.
Kondisi ini menjadi peringatan bagi pemerintah agar memperkuat perlindungan koridor hutan pegunungan.
BBKSDA Jabar mengingatkan masyarakat di perbatasan hutan untuk tetap waspada. Warga diminta tidak bertindak anarkis jika bertemu satwa liar dan segera melapor kepada petugas.
Perlindungan macan tutul jawa sangat penting karena populasinya di alam diperkirakan tersisa kurang dari 250 ekor.
