EKABAR.ID Rencana pengadaan meja biliar di rumah dinas Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan memicu perdebatan di ruang publik. Isu ini muncul setelah dokumen anggaran beredar luas di media sosial.

Dokumen tersebut menyebut rencana pembelian meja biliar dengan nilai ratusan juta rupiah. Nilai tersebut langsung menarik perhatian warganet dan memicu berbagai komentar.

Sebagian masyarakat mempertanyakan alasan pengadaan fasilitas hiburan tersebut. Mereka menilai anggaran daerah seharusnya lebih fokus pada kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.

https://www.instagram.com/reel/DVshfIuAYAz/

Perdebatan mengenai prioritas anggaran

Kritik terhadap rencana pengadaan meja biliar muncul dari berbagai kalangan. Banyak warganet menilai anggaran ratusan juta rupiah terlalu besar untuk satu unit perlengkapan olahraga.

Selain itu, publik membandingkan rencana pengadaan tersebut dengan berbagai kebutuhan dasar masyarakat di Sumatera Selatan.

Beberapa daerah masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan program pengentasan kemiskinan.

Di sisi lain, sebagian pihak juga menyoroti etika penggunaan fasilitas di rumah dinas pejabat. Mereka menilai pejabat publik perlu menunjukkan kepekaan terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Seorang aktivis transparansi anggaran menilai setiap penggunaan anggaran daerah harus memiliki manfaat yang jelas.

Bagikan Berita ini: