
EKABAR.ID Menteri Keuangan Purbaya menjadi perbincangan di media sosial setelah ekspresi spontannya viral saat melakukan siaran langsung di TikTok pada Selasa (10/3/2026). S
aat itu ia berdialog dengan warganet mengenai kebijakan fiskal.
Di tengah sesi tersebut, sejumlah simbol gift bernilai tinggi tiba-tiba muncul di layar ponselnya. Beberapa di antaranya berupa ikon Singa dan Paus yang termasuk kategori hadiah digital mahal di platform tersebut.
Purbaya langsung menghentikan pembicaraan dan menatap layar dengan ekspresi bingung.
“Ini apa? Singa ya? Waduh, jangan kirim yang begini. Saya takut nanti KPK catat sebagai gratifikasi,” ujar Purbaya. Ucapannya memicu tawa dan komentar dari ribuan penonton yang mengikuti siaran itu.
@purbayayudhis Selamat Pagi Guys. Saya bersama rekan-rekan dari Kemenkeu, Menghadiri Rapat Koordinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter bersama Gubernur Bank Indonesia, beserta jajaran Deputi Gubernur Bank Indonesia, pada Jumat (20/2/2026). #purbayayudhisadewa #menkeu #kitakayabersama
Spontanitas saat live TikTok
Peristiwa ini terjadi saat Purbaya mencoba pendekatan komunikasi baru dengan generasi muda melalui fitur live streaming di TikTok.
Namun, fitur monetisasi pada platform tersebut memungkinkan penonton mengirim hadiah virtual yang memiliki nilai uang. Kondisi ini menciptakan situasi yang jarang muncul dalam komunikasi resmi pejabat pemerintah.
Sebagai gambaran, satu gift Singa di TikTok memiliki nilai sekitar Rp7 juta. Sementara itu, gift Paus bernilai sekitar Rp500.000 hingga Rp1 juta.
Bagi pejabat negara, setiap bentuk pemberian memang berkaitan dengan aturan gratifikasi yang cukup ketat.
