EKABAR.ID Indonesia bersiap menyambut fenomena kalender yang jarang terjadi pada Maret 2026. Dua hari raya besar keagamaan, yaitu Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, hadir pada pekan yang sama.
Kedekatan jadwal ini menciptakan periode libur panjang dan sekaligus menjadi momentum penting bagi toleransi beragama, terutama di wilayah majemuk seperti Pulau Bali.
Kalender libur beruntun
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga menteri, pemerintah menetapkan rangkaian libur nasional dan cuti bersama selama satu pekan penuh.
Masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk beribadah, berkumpul dengan keluarga, serta melakukan perjalanan.
Rabu 18 Maret 2026 menjadi cuti bersama Hari Suci Nyepi. Kamis 19 Maret 2026 umat Hindu menjalankan Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Selanjutnya, Jumat 20 Maret 2026 menjadi cuti bersama Idul Fitri sekaligus hari Ngembak Geni. Sabtu dan Minggu 21 hingga 22 Maret 2026 umat Muslim merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah hari pertama dan kedua.
Pemerintah kemudian menambah cuti bersama pada Senin dan Selasa 23 hingga 24 Maret 2026.

Keheningan di tengah Ramadhan
Tahun ini umat Hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian saat umat Muslim masih menjalani ibadah puasa Ramadhan.
