
EKABAR.ID Perserikatan Bangsa-Bangsa kembali menyerukan gerakan global mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak mendesak selama satu jam pada Sabtu (28/3/2026) malam.
Gerakan bertajuk Earth Hour 2026 ini menjadi momentum penting bagi warga dunia, termasuk Indonesia, untuk menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi krisis iklim.
Di Indonesia, aksi pemadaman lampu akan berlangsung serentak pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.
Sejumlah ikon kota, seperti Monumen Nasional di Jakarta dan Jembatan Ampera, akan ikut mematikan lampu selama 60 menit sebagai bentuk dukungan terhadap kelestarian bumi.
https://www.instagram.com/reel/DWVjjjclSLC/
Makna Earth Hour bagi lingkungan
Perwakilan PBB di Jakarta menegaskan Earth Hour bukan sekadar seremoni mematikan listrik. Gerakan ini mengingatkan masyarakat tentang pentingnya efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon.
