Menurut PBB, satu jam tanpa listrik mengirim pesan kuat dari masyarakat global. Aksi kecil ini dapat memberi dampak besar jika masyarakat melakukannya secara bersama untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Partisipasi masyarakat dan swasta

Selain pemerintah, sektor swasta dan komunitas warga juga ikut berpartisipasi. Sejumlah pengelola pusat perbelanjaan dan hotel di kota besar telah mengonfirmasi keikutsertaan dengan mengurangi pencahayaan di area publik dan bagian luar bangunan.

Namun demikian, Earth Hour tidak boleh berhenti pada aksi satu jam saja. Masyarakat perlu menjadikannya sebagai kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah sederhana seperti mematikan lampu yang tidak terpakai dan menghemat listrik dapat membantu mengurangi emisi karbon.

Melalui Earth Hour 2026, PBB mengajak masyarakat menjadikan gaya hidup hemat energi sebagai gerakan bersama. Dengan begitu, masyarakat dapat ikut menjaga lingkungan dan mengurangi dampak pemanasan global di masa depan.

Bagikan Berita ini: