Hasto menyampaikan bahwa PDI-P ingin menjawab tantangan krisis ekologis yang memicu bencana alam di berbagai wilayah Indonesia melalui perumusan kebijakan yang menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.

Arahan Megawati dan Agenda Strategis

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik yang berisi arahan langsung kepada seluruh kader.

Megawati meminta jajaran partai, baik di pusat maupun daerah, untuk kembali mendekat ke akar rumput dan memperkuat peran sebagai kontrol sosial yang kritis sekaligus konstruktif.

Dalam Rakernas ini, partai membahas tiga agenda strategis. Pertama, penanganan bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera dan Sulawesi.

Kedua, pembahasan mekanisme demokrasi, termasuk wacana pengembalian pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ketiga, penguatan kedaulatan ekonomi rakyat serta komitmen tegas terhadap pemberantasan korupsi.

Pendekatan ke Generasi Muda

Selain agenda politik, PDI-P menghadirkan pendekatan baru untuk menarik perhatian generasi muda. Partai memperkenalkan maskot banteng terbaru hasil sayembara nasional.

Inisiatif ini bertujuan memperbarui citra partai agar tampil lebih inklusif dan relevan dengan perkembangan zaman. Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif, Prananda Prabowo, menggagas program tersebut.

Di sisi lain, kegiatan Soekarno Runniversary 2026 turut memeriahkan perayaan HUT ke-53. Ajang lari massal ini mengincar partisipasi sekitar 10.000 peserta dan menyimbolkan semangat rakyat yang sehat, dinamis, serta terus bergerak mengikuti perubahan.

Bagikan Berita ini: