Herwan juga menyoroti pentingnya peningkatan disiplin dan etos kerja ASN. Ia menyayangkan masih adanya stigma di masyarakat mengenai kebiasaan sebagian oknum ASN yang hanya datang ke kantor, melakukan absensi, menghabiskan waktu untuk bersantai, hingga menggunakan media sosial pada jam kerja.

“Akhir-akhir ini ASN menjadi bahan omongan. Katanya kerja ASN itu datang, absen, istirahat dan ngopi. Tambah satu lagi tiktokan di jam kerja. Kita berharap ASN seperti itu tidak ada dan tidak terjadi di Provinsi Bengkulu,” tegas Herwan.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat pengawasan kinerja melalui regulasi yang lebih ketat agar setiap ASN benar-benar produktif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.Di akhir arahannya, Herwan mengajak seluruh ASN untuk senantiasa mengimplementasikan nilai-nilai dasar BerAKHLAK serta mendukung semangat Bantu Rakyat sebagai budaya kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.Dengan komitmen tersebut, diharapkan ASN mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, responsif, dan berdaya saing.

Bagikan Berita ini: