Objek-objek yang terdeteksi dilaporkan memiliki dimensi dan kecepatan yang sangat luar biasa. Objek atmosferik diperkirakan berukuran lebar 440 hingga 1.800 meter, sementara objek kontinental berbentuk cakram dan cincin memiliki diameter mencapai 15,5 hingga 24,9 mil (sekitar 25 hingga 40 kilometer). Beberapa objek tercatat bergerak dengan kecepatan hingga 6,8 mil per detik (sekitar 10,9 km/s) dan berputar penuh setiap tiga menit. Atas dasar fenomena tersebut, para peneliti berpendapat bahwa objek-objek ini menunjukkan perilaku cerdas dari peradaban berteknologi maju dan dapat menempuh jarak dari Bulan ke Bumi hanya dalam waktu 20 menit.

Meskipun menarik perhatian, klaim dan hasil studi tersebut belum melalui proses peninjauan sejawat (peer-review) maupun verifikasi independen oleh komunitas ilmiah. Makalah tersebut tidak mencatat keberadaan fisik bangunan markas di Bulan, dan sebutan UFO secara teknis hanya berarti objek-objek tersebut belum teridentifikasi, bukan konfirmasi keberadaan wahana antariksa alien. Selain itu, penampakan objek pada rekaman awal sangat samar, beberapa hanya berupa titik selebar dua piksel sebelum ditingkatkan warnanya oleh peneliti, sehingga temuan ini belum dapat disimpulkan sebagai bukti pasti keberadaan kehidupan luar bumi.

Bagikan Berita ini: