Menurutnya, ASEAN harus mampu menjembatani kepentingan negara besar tanpa mengorbankan kedaulatan kawasan.
Sementara itu, Anwar Ibrahim mengapresiasi peran Indonesia dalam mendorong integrasi ekonomi kawasan. Ia menilai kerja sama investasi dan penanganan isu perbatasan harus menjadi prioritas tahun ini.

Kerja sama ekonomi dan perlindungan tenaga kerja
Selain isu geopolitik, kedua pemimpin membahas kerja sama perlindungan tenaga kerja dan penguatan rantai pasok komoditas unggulan.
Pertemuan berlangsung sekitar dua jam dan menghasilkan komitmen untuk memperkuat komunikasi antarpejabat tinggi.
Kedua negara juga menyoroti ketegangan di sejumlah wilayah dunia. Indonesia dan Malaysia mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan kerja sama multilateral.
Melalui pertemuan ini, Indonesia dan Malaysia ingin memperkuat peran ASEAN sebagai kekuatan regional yang stabil, mandiri, dan berpengaruh dalam menjaga perdamaian dunia.
