Kapolda mengatakan tema tersebut menegaskan komitmen Polri dalam mencetak personel yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga menjunjung tinggi moral, integritas, kemampuan literasi, serta berpikir kritis menghadapi perkembangan zaman.

Selain itu, peserta didik juga dibekali kemampuan memanfaatkan teknologi kepolisian berbasis Artificial Intelligence (AI), menganalisis persoalan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mengambil keputusan secara cepat, tepat, akurat, dan bertanggung jawab.

Dalam amanat Kalemdiklat Polri yang dibacakan Kapolda, dijelaskan bahwa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 menggunakan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).

Melalui kurikulum tersebut, capaian kompetensi lulusan menjadi fokus utama proses pendidikan. Peserta didik tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan, menunjukkan keterampilan, menyelesaikan masalah, bekerja sama, serta mengamalkan nilai-nilai Tribrata, Catur Prasetya, dan doktrin Polri dalam pelaksanaan tugas.

Proses pembelajaran dilakukan secara bertahap mulai dari pembelajaran mandiri, penyampaian materi di kelas, diskusi, hingga praktik lapangan dan pola pengasuhan. Sementara sistem evaluasi disusun berdasarkan kompetensi yang harus dicapai sehingga lulusan benar-benar siap bertugas di lapangan.

Kapolda Bengkulu Tekankan Disiplin, Integritas, dan Pelayanan Masyarakat

Kapolda menegaskan bahwa lulusan Bintara Polri berkualifikasi SPKT nantinya akan menjadi garda terdepan pelayanan kepolisian. Karena itu, setiap personel harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolda berpesan kepada seluruh peserta didik agar meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, mempersiapkan fisik dan mental, menjaga disiplin, membangun solidaritas, serta meninggalkan sikap individualistis selama mengikuti pendidikan.

Ia juga meminta seluruh Kapolda, Kepala SPN, tenaga pendidik, instruktur, pengasuh, dan tenaga kependidikan mendukung penuh pelaksanaan pendidikan berbasis OBE dengan mengedepankan profesionalisme, disiplin yang tegas, adil, dan konsisten serta menghindari segala bentuk kekerasan dalam proses pendidikan.

Sementara itu, kehadiran Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, SSTP, M.Si., pada pembukaan Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Bukit Kaba menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terhadap upaya Polri mencetak sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, humanis, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bagikan Berita ini: