Dalam reka adegan tersebut, WH memperagakan sendiri rangkaian peristiwa yang terjadi pada malam kejadian. Adegan yang paling krusial terlihat pada adegan ke-9 dan ke-10, yang menggambarkan tindakan kekerasan terhadap Agus Salim hingga menyebabkan korb4n meninggal dunia.

Kapolres Kepahiang, AKBP. Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Bintang Yudha Gama mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas dan memastikan rangkaian kejadian berdasarkan hasil penyidikan.

“Rekonstruksi ini kita lakukan untuk mengetahui secara pasti kronologi dan rangkaian peristiwa penganiay44n berat yang menyebabkan korb4n meninggal dunia,” ujar Kasat.
Dari reka adegan tersebut, terungkap bahwa Agus Salim ternyata tidak langsung meninggal dunia setelah pertama kali dijatuhkan oleh tersangka. Korb4n masih sempat memberikan respons dalam kondisi tersebut.

Bahkan, korb4n sempat mengucapkan kalimat “Lailahailallah” sebelum akhirnya tidak lagi memberikan respons. Namun, ucapan tersebut tidak terdengar oleh orang lain yang berada di sekitar lokasi.
“Dari adegan yang diperagakan, korb4n setelah dijatuhkan masih sempat memberikan respons. Korb4n juga sempat mengucapkan Lailahailallah, tetapi ucapan tersebut tidak terdengar oleh orang lain. Setelah itu tersangka tetap melanjutkan aksinya,” jelas Kasat

Bagikan Berita ini: