Alasan dan Tujuan Kebijakan
Pemerintah merancang aturan ini setelah melihat peningkatan kekhawatiran terhadap kesehatan mental remaja. Selain itu, banyak pihak menyoroti paparan konten yang tidak sesuai usia di berbagai platform.
Karena itu, pemerintah mendorong perusahaan teknologi menyesuaikan sistem pendaftaran dan algoritma mereka.
Pemerintah ingin platform membatasi fitur tertentu bagi akun remaja, termasuk pembatasan interaksi publik dan rekomendasi konten.

Respons Publik dan Catatan Pengamat
Kebijakan ini langsung memicu diskusi di tengah masyarakat. Banyak orang tua menyambut aturan tersebut karena membantu mereka mengontrol durasi dan kualitas konsumsi digital anak di rumah.
Namun, sejumlah pengamat digital dan aktivis privasi menyampaikan catatan kritis. Mereka mempertanyakan efektivitas sistem verifikasi data pribadi serta potensi kebocoran informasi anak.
Seorang pakar keamanan siber menilai tantangan utama terletak pada perlindungan data identitas. Ia meminta pemerintah dan platform memastikan sistem verifikasi berjalan aman dan tidak membuka celah penyalahgunaan data.
