Pihak sekolah menduga sejumlah ruangan sengaja dikunci oleh mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD yang telah diberhentikan pada April 2026 karena diduga melakukan penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi. Dugaan tersebut masih berkaitan dengan persoalan internal yayasan dan berbeda dengan penyelidikan atas temuan barang-barang di lokasi.
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan telah membuat Laporan Polisi Model A sesaat setelah penemuan tersebut. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul, kepemilikan, legalitas, serta keterkaitan ratusan senjata api dan barang bukti lain yang ditemukan di dalam ruangan tersebut.
1 2
