“Tanah bersertipikat bisa dijadikan agunan untuk akses perbankan dan menjadi modal usaha yang produktif,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, AHY juga meluncurkan program unggulan Kementerian Transmigrasi bernama Trans Tuntas (Tuntas Lahan, Tuntas Harapan). Program ini dirancang untuk mengatasi berbagai persoalan lahan dalam program transmigrasi yang belum tuntas selama bertahun-tahun.
Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman, menyebutkan bahwa masih ada puluhan ribu bahkan lebih dari 100 ribu sertipikat yang belum diserahkan kepada transmigran di berbagai daerah.
“Kami mengalokasikan anggaran khusus untuk membantu proses pengukuran dan penerbitan sertipikat bersama ATR/BPN,” jelasnya.
Ia berharap penyerahan SHM ini menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan keadilan agraria, memperkuat perekonomian masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan para transmigran yang telah lama menanti kepastian hak atas tanah mereka.
Acara penyerahan sertipikat ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi; Bupati Sukabumi, Asep Japar; serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi dari berbagai kementerian dan Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat.(**)
1 2
