EKABAR.ID Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga korban yang dilaporkan hanyut di saluran drainase kawasan permukiman beberapa waktu lalu.

Hingga kini, kondisi psikologis keluarga, terutama sang ibu, Nur Mufidah, tampak terpukul dan kesulitan menerima kenyataan pahit yang menimpa putrinya, Nini.

Pantauan di lokasi menunjukkan Nur Mufidah terlihat lemas dan nyaris tak berdaya. Sambil menahan tangis yang kerap pecah, ia berusaha menceritakan kembali detik-detik terakhir sebelum arus drainase di depan rumah pamannya menyeret Nini hingga hilang.

https://www.facebook.com/share/v/17hHpMEgX4/

Kronologi Hilangnya Nini

Peristiwa tersebut bermula ketika Nini berkunjung ke rumah pamannya bersama sang saudari, Nana. Awalnya, kunjungan itu berjalan seperti biasa.

Namun suasana berubah mencekam saat korban terjatuh dan terseret arus drainase yang berada tepat di depan rumah tersebut.

Nur Mufidah mengaku hingga kini belum memperoleh kabar pasti mengenai keberadaan putrinya. Ia menyebut ketidakpastian ini terus menghantui perasaannya sejak hari kejadian.

Bagikan Berita ini: